Haruskah Menggunakan Besi Beton untuk Kontruksi Rumah?

Bulan yang lalu, kakak iparku memesan besi beton untuk renovasi rumahnya dan minggu ini sahabatku juga melakukan hal yang sama untuk kontruksi rumah barunya. Jujur, aku heran mengapa harus menggunakan besi beton? Memang harus menggunakan jenis besi ini? Apakah tidak bisa jika diganti dengan yang lain? Ya, pertanyaan itulah yang ada dibenakku beberapa waktu yang lalu sebelum aku mengetahui seberapa pentingnya menggunakan besi beton untuk kontruksi rumah. Aku mendapatkan jawabannya setelah bertanya kepada beberapa kontraktor di kotaku.

20150727-besi_beton_ulir.jpg

Besi beton dirancang dengan padat dan tebal dengan tulang-tulang yang mampu menyanggah beban dan tekanan berat sehingga bangunan tidak mudah goyah dan roboh. Untuk alasan inilah kontruksi gedung di Amerika mulai fokus untuk menggunakan besi ini sejak tahun 1950-an. Di Indonesia sendiri, keberadaan besi ini cukup memadai sehingga para pembeli bisa mendapatkannya hampir di setiap toko besi. Misalnya saja, jika Anda tinggal di Jakarta, Anda bisa mengunjungi PT. Duta Arta Sempana yang menjual besi beton dengan berbagai ukuran dan harga. Btw, dapatkan penawaran disini jika Anda ingin bekerjasama dengan toko besi berpengalaman ini. Anda juga bisa menghubungi 021 4483 7396 untuk berkonsultasi atau melakukan pemesanan.

Setelah mengetahui fungsi dari besi beton sendiri, aku baru menyadari pentingnya penggunaan besi ini dalam kontruksi bangunan. Tak heran, jika ada banyak jembatan, gedung, terowongan, fasilitas irigasi, dinding penahan tanah, drainase, dan bangunan lainnya yang menggunakan besi ini. Untuk itu, bagi Anda yang ingin merenovasi atau membangun rumah, pertimbangkan untuk menggunakan besi beton untuk pondasi dan tiang pada bangunana Anda. Ingat, untuk membelinya di toko besi terpercaya dan berpengalaman sehingga Anda bisa mendapatkan harga bersahabat dan menghemat pengeluaran.

Category: General  Leave a Comment

Aku Tidak Ragu untuk Belajar di Sekolah Pilot APG

20150727-apg.png
Aku masih ingat betul pada tahun 2012 yang lalu, media eletronik dan cetak dihebohkan dengan berita mengenai para siswa sekolah pilot asal Indonesia yang ditelantarkan begitu saja. Sekolah pilot tersebut bernama APG IAA Filipina. Ada banyak orang yang menghujat sekolah tersebut pada saat itu karena mengira bahwa pihak sekolah tidak bertanggung jawab. Para orang tua dari siswa yang ditelantarkan tersebut mengajukan gugatan dan berencana membawa kasus ini ke meja hijau. Pihak asosiasi dan sekolah ini melakukan investigasi untuk membuktikan bahwa ada kesalahpahaman dalam kasus ini. Ternyata, para orang tua tersebut membayar biaya pendidikan anaknya melalui ketua asosiasi dan tidak pernah diserahkan ke pihak sekolah. Hal inilah yang membuat pihak sekolah tidak memberikan pengajaran kepada para siswa asal Indonesia tersebut.

Barulah pada tahun 2013, masalah ini diselesaikan setelah ketua asosiasi diberhentikan dan diganti dengan yang baru. Pihak asosiasi membayar full biaya pendidikan para siswa yang ditelantarkan itu dan sekarang mereka sudah lulus. Jujur, awalnya aku juga tidak mempercayai sekolah pilot APG, tapi setelah tahu kebenarannya aku menjadi berminat untuk melanjutkan pendidikanku di sana. Tahun 2014, aku mendaftarkan diri di APG dan aku tidak ragu untuk belajar di sana. Besar harapan yang aku tanamkan dan aku membesarkan diri untuk belajar dan latihan menerbangkan pesawat dengan baik dan benar.

Oya, di sekolah pilot ini ada 8 pesawat latihan yang biasanya aku dan para kadet gunakan. Kami latihan di bandara international Subic Bay yang sudah tidak dipakai lagi. Hal ini membuat jadwal latihan penerbangan kami tidak terganggu sehingga memungkinkan setiap siswa untuk bisa lulus lebih cepat.

Category: General  Leave a Comment